Wednesday, 13 November 2019

DESTINASI WISATA ANTI MAINSTREAM: Campus Tour ke National University of Singapore (NUS)

Biasanya, jika keluarga sedang berlibur ke luar negeri, destinasi mereka tidak terlepas dari tempat-tempat wisata yang ada di negara tersebut hingga menikmati wisata kuliner khas yang ada. Tapi hal itu tidak berlaku bagi kami. Kami? emaknya aja kaliii (suamiku pasti protes :P) Iya. Saat berlibur ke Singapore, tidak hanya untuk ajang berwisata dan bersilaturahmi, kami juga mengadakan edutrip ke kampus ternama dan paling top di Singapura.

Sebenarnya inisiatif ini emang berawal dari saya. Ya kali bawa anak suami ngapain juga kok liburan cuman lihat-lihat kampus (LOL). Eits, jangan salah. Ini ada sejarahnya lo kenapa saya kekeuh memasukan Campus Tour sebagai list wajib kalau lagi jalan-jalan ke luar negeri.

Sejarah Mengapa Harus Campus Tour

Jadi gini, sewaktu mamanya Archy masih gadis, mama pernah ikutan short course di Chulalongkorn University, kampus paling top yang ada di Thailand. Ya semacam UGM nya Indonesia kali ya kalo di sini.


kampus Thailand



Suatu hari, habis kelas bahasa saya dan teman saya Gabie punya rencana untuk mencari gedung jurusan kita masing-masing di kampus ini. Kebetulan Gabie adalah mahasiswi jurusan keperawatan di UGM. Saya mahasiswi jurusan psikologi di UMS. Kami berdua dipertemukan di program semacam short course untuk belajar budaya Thailand di Faculty of Arts, English Department, Chulalongkorn University.

Berbekal nekat dan google map yang gak begitu canggih pada masa itu, akhirnya pukul 3  kita langsung cus ngebolang habis kuliah. Pertama kita nyari jurusannya si Gabie, jurusan keperawatan. Kita nyari-nyari jurusan ini dibawah naungan fakultas apa dulu, terus fakultasnya gedungnya dimana.
Makin lama kok makin kacau gak nemu-nemu lokasinya. Kita nanya mahasiswa disitu, eh banyak juga yang kagak ngerti bahasa Inggris. Hopeless bener jadinya. Sudah 1 jam lebih kita muter-muter kampus dan belum ketemu juga. Sempet juga kita bela-belain masuk gedung ke lantai 17. Hasilnya zonk. Gak taunya isinya gudang yang nampak horror dari kejauhan.

Waktu di lift mau turun, kita se lift sama bapak ibu yang udah sepuh gitu. Mungkin beliau professor yang udah mau pensiun kalau dilihat dari wajahnya. Curigalah mereka kalau kita bukan mahasiswi sini. Dan lebih bahagia lagi mereka bisa bahasa Inggris. Fiyuhh, at least merasa terbantu kalau kita mau nanya-nanya sesuatu.

Kemudian nanya lah kita dimana gedung keperawatan dan jurusan psikologi. Si bapak bilang itu lokasinya bukan disini. Tapi di kampus sebelah. Kebetulan jurusan keperawatan sama psikologi sama-sama di kampus itu. Jadi ibaratnya yang kampus pusatnya itu kampus A dan juga ada kampus B. Welah, hampir 2 jam kita muter-muter kagak taunya bukan di kampus yang ini.

kampus bangkok


Dia bilang kampus B nya emang gak terlalu jauh dari sini. Cuman ya tetep harus naik taxi atau transport umum kalau mau kesana (sama aja kali pak, itu jauh -_-). Tapi jangan khawatir, saya anterin ke sana kok.
What? Dianterin? *Jingkrak-jingkrak*

Secara muka udah lusuh banget, kelaperan, dan semacamnya. Eh si bapak bersedia anterin kita ke lokasi tujuan. Awww senangnya. Di mobil beliau pun kita cerita-cerita seputar perkampusan karena kebetulan si bapak juga dosen di kampus itu.Sampai lokasi di kampus 2 akhirnya kita menuju ke kaprodi kita masing-masing.

Bahagialah akhirnya aku dan  Gebie bisa foto di depan logo, meski kampusnya udah sepi banget. You know? setelah perjalanan puanjang dari jam 3 sore, kita baru ketemu gedung tujuan kita pada jam setengah 6. Ya jelas mahasiswanya udah pada pulang (LOL).Meski kampus sudah mulai sepi, rupanya masih ada beberapa mahasiswa bersliweran di kampus. Mungkin karena masih ada tugas atau memang sudah akan bergegas pulang.

Saat menanyakan jalan pulang, saya bertanya dengan 2 mahasiswi berhijab yang mengenakan seragam hitam putih, seragam khas anak Chulalongkorn. Saya tanya dimana lokasi menuju stasiun MRT.

Dengan bahasa Inggris sepatah-dua patah kata, gak taunya dia malah ngajakin ngobrol pakai bahasa melayu. Ternyata 2 mahasiswa itu asal Patani, Thailand Selatan yang kebetulan sebagian besar menggunakan bahasa Melayu. Setelah ngobrol sana-sini, ternyata si mahasiswi itu punya adek yang sedang sekolah di Pondok Modern Darussalam Gontor.

Surprisingly, saya langsung cerita kalau pernah 7 tahun belajar disana. Dia akhirnya juga exited tanya-tanya bagaimana suka dukanya belajar di sana biar dia juga bisa memotivasi adeknya belajar di Gontor sampai jadi siswa akhir KMI. Yah, berbagi memang sangat menyenangkan dan bertemu saudara di negeri orang memang sangat membahagiakan. Meski alumni Gontor tersebar di seluruh belahan dunia, kali ini saya akui eksistensinya berkontribusi bagi bangsa dan negara. As our motto is “Gontor laksana Ibu Kandungku”.

Sejak saat itu, saya jadi ketagihan memasukan Campus Tour sebagai list destinasi wisata saat kunjungan ke luar negeri. Saya penikmat hal yang penuh dengan petualangan dan cerita. Yang mungkin kelak bisa saya ceritakan juga ke anak cucu saya.

Gabie, temen ngebolang. Btw foto kita ngebolang di kampus ternyata ilang bersamaan dengan ilang dan rusaknya harddiskku :(


Campus Tour ke National University of Singapore

Awalnya saya tidak merencanakan NUS sebagai rencana liburan saya kali ini. Tapi saya keinget kejadian di Chula, pumpung liburannya bebas dan tidak terikat acara apapun seperti biasanya kenapa nggak gitu.
National University of Singapore
depan NUH sebelum menunggu shuttle bus tiba




Baiklah, akhirnya saya mulai cari informasi di web resmi NUS. Ternyata campus tour juga sering dilakukan oleh beberapa orang untuk menikmati kampus terkemuka ini. Ada dua pilihan yang saya temui, yaitu group tour dan self tour. Kalau grup tour, kita diwajibkan untuk registrasi terlebih dahulu dan mengisi formulir yang dilampirkan. Sementara untuk self tour kita bisa datang kapan saja dan menikmati berkeliling kampus dengan menggunakan shuttle bus gratis.


Tiba-tiba, saya juga keinget kalau mba Okky Madasari sedang ambil Ph.D disana. Dulu mbak Okky itu tutor saya saat mengikuti pelatihan menulis #ceritakertas yang diselenggarakan oleh Qureta dan Sinar Mas. Iseng-iseng saya DM beliau.

(baca juga cerita workshopku bareng mbak Okky:)
https://www.qureta.com/next/post/memenjarakan-mata-pembaca

Saya bilang hari Senin saya mau kesana untuk sekedar self tour. Ternyata dibales dan mba Okky bilang kalau hari Senin itu ada Deepavali, hari raya orang India. Di Singapore hari Senin ini hari libur nasional. Tapi kalau cuman mau maen doank yang gapapa sih. Cuman ya sepi karena kampus libur.


shuttle bus NUS

Hiaa, masak ke kampus waktu libur. Gimana ya. Tapi yaudah lah kesana aja daripada gak jadi ke NUS nanti malah kebawa mimpi terus haha. Yes, karena mba Okky bersedia nemenin saya jalan-jalan di kampus yaudah lah ya hari Senin kita jadi berangkat ke NUS.


Berhubung selama di SG kita menginap di kawasan Bugis Street, akhirnya kita memulai perjalanan dari stasiun MRT Bugis. Untuk menuju ke NUS, kita perlu transit sekali di stasiun Botanic Garden lalu ganti line lain. Perjalanan memakan waktu 30 menit. Akhirnya kita sampai di halte National University Hospital. 


Dari stasiun kita jalan seikit menuju ke halte bus A1. Bus A1 berwarna orange adalah shuttle kampus yang dapat kita gunakan untuk berkeliling kampus secara gratis. Sebenarnya selain ketemu sama mbak Okky, tujuan saya juga ingin mengunjungi kaprodi Psikologi di kampus ini. Akhirnya saya tanya-tanya mahasiswa yang sama-sama naik bus dimana letak jurusan psikologi.


Kenalan sama mahasiswa NUS dari Pakistan dan etnis India


Berhubung naik shuttle bus keliling kampus juga lumayan lama, saya iseng ngobrol sama cewek yang kebetulan berdiri di samping saya. Sepintas si cewek memang muka-muka India gitu jadi saya iseng nanya kenapa dia malah ke kampus bukannya orang-orang India lagi deepavali. Terus dia bilang kalau dia lagi ada tugas yang harus dikerjain. Terus kita ngobrol ngalor-ngidul tentang NUS dan dia cerita gimana ahirnya bisa lolos masuk NUS. Sekarang dia mahasiswi semester 3 jusuran Biologi kalo gak salah. 


Ngobrol kita berujung dengan pertanyaan saya tentang dimana lokasi department of Psychology. Dia langsung tahu dan suruh saya turun di halte Campus Library. Lokasinya ada di dalam library tapi harus naik ke gedung lantai 2.  Berhubung dia bakal turun duluan, dia bilang kalau saya bakal turun 2 halte lagi setelah dia. 


Setelah si mahasiswi turun, gak taunya ada mahasiswa di samping saya nguping pembicaraan kita. Dia nanya apakah benar saya mau cari Dept of Psy. Saya bilang iya. Eh ternyata dia bilang kalau dia mau bantuin nyari lokasinya. Wah, kok orang ini  diem-diem nguping dan bersedia bantuin kita nyari tempatnya.



poster yang terpampang di department of Psychology, NUS
Ya sudahlah ya, tanpa curiga gimana kita ikutan si cowok itu turun di halte Campus Library. Ternyata Dept of Psy ini lokasinya pelosok banget. Kita naik turun tangga dan lift sampai kebingungan nyari tempatnya. Si mahasiswa yang anter kita pun nanya sana-sini karena dia juga gak tau pasti lokasinya dimana. 
Saat nyari-nyari, kita sempetin ngobrol. Ternyata dia mahasiswa asal Pakistan. Dia ambil teknik sipil. Sekarang udah lulus dan bekerja disini. Jadi karena sama-sama engineer suami lah yang banyak ngobrol sama dia. 
Setelah beberapa menit akhirnya ketemu juga tempatnya. Saya langsung nylonong masuk Psychology Laboratorium. Lab nya lengkap banget. Ada lab PIO, brain and behavior lab, social neuroscience lab, psy trauma and resilience lab, dan masih banyak lagi. Kayaknya mereka banyak fokus di penelitian tentang mind brain dan sejenisnya. Terlihat poster-poster yang terpampang adalah penelitian tentang cognitive and neuro psychology.
foto depan Psychology Laboratorium

In my opinion sih ya, masih bagusan gedung Psikologi UGM karena lebih luas dan nyaman. Entah dari campus tour ke Chula dan NUS, dept of psy tempatnya selalu nyempil gak keliatan sampai orang baru bakal kesusahan buat nyari. Ya mungkin barangkali psy bukan termasuk jurusan unggulan di sini. Jadi ya tempatnya agak “masuk” banget gitu :D

Ketemuan sama Okky Madasari di NUS
Udah puas observasi dan berfoto ria akhirnya kita turun dan menuju ke lokasi selanjutnya, PGPR apartment tempat mba Okky sekeluarga tinggal. Sampai apartment kita disambut hangat oleh mba Okky. Ada putri cantiknya namanya Rayya langsung ajakin Archy main ke playground. Anak kecil mah gitu ya. Baru kenalan sebentar udah akrab sampai ketawa cekikikan.
bertemu okky madasari di NUS
foto sama mba Okky depan shuttle bus
Ternyata mb Okky disini baru memulai perkuliahan semester 1. Beliau ambil Sociology yang ternyata tadi satu gedung sama Psikologi. Mbak Okky emang udah lama tinggal di sini karena sebelumnya dia pernah diminta mengajar juga di sini sebagai program Fellowship. Keren banget ya jadi dosen di NUS.
Sementara suaminya yang jurnalis Jakarta Post juga berencana melanjutkan studi di sini. Makanya semuanya udah diboyong tinggal di apartemen NUS. Btw apartement ini memang dikhususkan untuk mahasiswa internasional. Ada apartemen untuk mahasiswa yang masih single dan ada juga apartemen mahasiswa yang bawa keluarga. 
bertemu okky madasari di Singapura
foto di salah satu ruangan PGPR apartemen
Untuk apartemen keluarga difasilitasi dengan playground, taman, dan kolam renang. Persis kayak apartemennya mbak Irin di kembangan. Mungkin standar apartemen disini harus dilengkapi semua fasilitas itu jadi anak tetap punya space untuk bermain, mengingat kalau di apartemen mulu yang ukurannya kecil itu ruang gerak anak terbatasi. 
temen baru Archy, kak Rayya
Setelah ngobrol sana sini akhirnya jam 4 kita pulang. Kebetulan mbak Okky juga mau pergi ke Bugis Street jadi kita bareng-bareng menuju ke stasiun MRT. Archy happy banget main sama anak mbak Okky, Rayya. Aisyah as always anteng senyum-senyum sambil lihat kakaknya main. So today we create meaningful memories and it will be memorable even the kids will grow rapidly. I hope so :)

Campus Tour sebagai destinasi wisata keluarga, Why Not?


Bisa dibilang, anak-anak saya memang sangat familiar dengan dunia perkampusan. Saya mengandung dan melahirkan Archy saat sedang studi S2 di UGM. Setelah lulus, saya hamil anak kedua, Aisyah. Saya mulai mengajar di UIN Raden Fatah, Palembang sampai melahirkan Aisyah saya baru cuti.  Bahkan saat usia 3 bulan, Aisyah ikut saya mengajar. 


Setelah Aisyah sudah mulai banyak bermain, saya tukar Archy yang ikut saya mengajar sejak usia 3 tahun. Archy sudah mulai bisa dikondisikan dan tidak rewel. Saya bawakan dia lego. Kadang ia mainkan legonya kadang ia mencari kesenangan lain tanpa mengganggu saya mengajar.


Jadi saat saya bilang ke Archy kalau hari ini kita ke kampus, dia sih happy-happy aja. Sebenarnya kalau gak libur gini, ada banyak pilihan untuk bisa kita kunjungi di kampus seperti perpustakaan, laboratorium, dan juga berbagai jajaran food court yang bisa dicoba.





main di playground sama kak Rayya

Selain itu, kampus-kampus besar tentunya sangat family friendly terlebih jika harus bawa anak. Ada nursery room untuk ibu menyusui. Jalan kampus dan gedung pun juga didesain ramah bagi pengguna kursi roda dan stroller. Jadi alhamdulillah kemarin Aisyah santai aja tiduran di stroller tanpa pakai drama rewel segala.

Yang paling utama, liburan bareng keluarga adalah moment ayah ibu membangun bonding ke anak dan bagaimana anak bisa memahami profesi orang tuanya sebagai seorang pendidik. Hal itu yang sangat saya harapkan ke anak-anak adalah mereka bisa menjadikan saya figur dan sosok terbaik dalam kehidupannya. Amiiin. Semoga saya bisa memberikan sosok terbaik untuk Archy dan Aisyah.

Tapi sebenarnya siapapun juga bisa mengadakan campus tour apapun profesinya. Misal si anak sudah beranjak remaja pasti dia sudah memiliki angan-angan untuk masuk perkuliahan. Campus tour bisa dijadikan sebagai ajang mengenalkan anak pada dunia perkampusan. Apalagi tour ke kampus terbaik maka anak juga akan semakin termotivasi agar bisa melanjutkan kuliah di kampus tersebut. So, kapan lagi ngajakin anak-anak lihat kampus terbaik di Asia Tenggara? Yuk tambahin campus tour sebagai list destinasi wisata kamu bersama keluarga :)

Wednesday, 25 September 2019

Azalea Natur #BeautyfromSunnah : Solusi Perawatan Kulit & Rambut untuk Para Moms




Sebagai muslimah, menerapkan sunnah Nabi Muhammad SWT merupakan bukti kecintaan kita kepada Allah dan rasul Allah. Salah satu sunnah Nabi yang patut diikuti adalah bagaimana cara beliau menerapkan pola hidup sehat. Dalam keseharian, Rasulullah banyak menggunakan zaitun sebagai pengobatan. Di sisi lain, manfaat minyak zaitun juga banyak dijelaskan dalam Al-Quran Surat At-Tin.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur`an:
“ demi buah tin, buah zaitun, bukti Sinai dan negeri yang aman ini” ( At-Tin: 1-3)

Rasulullah SWT bersabda:
“ makanlah zaitun dan gunakanlah ia sebagai minyak, karena ia tumbuh dari pohon yang diberkahi” (HR. Ahmad & Tirmidzi).

Dikutip dari alodokter.com, minyak zaitun mengandung zat besi, vitamin E, kalsium, antikoksidan yang bagus untuk perawatan kulit. Penelitian menemukan bahwa minyak zaitun bermanfaat dan membantu penyembuhan kulit dan mampu mencegah berkembangnya kanker kulit.

Dengan sejuta manfaat minyak zaitun bagi kulit, Azalea Natur mempersembahkan produk perawatan kecantikan berbahan dasar minyak zaitun. Agar masyarakat semakin banyak merasakan manfaat dari produk ini,  tim Azalea Hijab Beauty mengadakan sesi talkhsow sekaligus launching produk bersama rekan-rekan blogger di beberapa kota di Indonesia.

Sabtu, 21 September 2019, Palembang giliran menjadi tuan rumah untuk sesi talkshow bersama Azalea Beauty Hijab. Berkolaborasi dengan Palembang Beauty Blogger, acara ini diselenggarkan di Equator Rooftop Café dengan dekorasi bernuansa tosca putih. Sungguh perpaduan warna yang cerah dan menyegarkan banget ya.

Pada sesi pengenalan produk diisi oleh mbak Clara sebagai Brand Activation Azalea Beauty Hijab. Mbak Clara baru pertama kali ini mengunjungi kota Palembang dan sangat excited dengan antusias para bloggers yang hadir di acara ini. Tidak hanya para beauty bloggers saja, para mom blogger seperti saya juga semakin faham dan tau pentingnya penggunaan minyak zaitun dalam perawatan sehari-hari.

Terlebih pasca melahirkan dan menyusui, para moms sering sekali mengeluh kerontokan rambut yang parah. Di sisi lain, aktivitas penuh mengurus anak, keluarga, dan pekerjaan seringkali membuat moms jadi abai untuk merawat kesehatan kulit. Banyak yang ngerasain kulitnya semakin kusam, kaki pecah-pecah, dan masih banyak lagi problem yang dialami para moms.

Rupanya produk terbaru Azalea ini banyak membantu para moms mengatasi permasalah kulit dan rambut loh. Saat unboxing gift yang diberikan di depan meja saya, jiwa penasaran saya semakin menggebu-gebu. Apa aja nih 4 produk andalan Azalea berbahan dasar zaitun ini? Yuk kita simak satu-persatu:

Azalea Hijab Shampo
Shampo ini mengandung bahan alami yaitu zaitun oil dan gingseng extract yang melembutkan helaian rambut serta merawat kekuatan akar rambut. Sampo ini diformulasikan untuk mebersihkan rambut, mengurangi rasa gatal di kulit kepala, dan memberikan sensasi dingin untuk memberikan kesegaran rambut terutama yang berhijab.


Azalea Zaitun  Oil with Habbtaussauda Oil
Habbtassauda sejak dulu dipercaya untuk membantu menutrisi kulit agar tetap sehat. Kandungan antioksidan yang tinggi dalam habbtaussauda dapat membantu menangkal radikal bebas dan memperbaiki sel kulit mati. Azalea oil yang terdiri dari zaitun oil dan habbtaussauda oil merupakan perpaduan sempurna untuk merawat kulit agar cantik dan cerah alami

Azalea Intensive Skin White Cream
Diformulasikan untuk merawat kulit kering, kasar, dan pecah-pecah. Terutama pada kaki, siku, dan lutut. Mengandung zaitun oil dan Shea Butter yang berfungsi mengembalikan kelembabpan alami dan elastivitas kulit sehingga kulit terasa halus. Diperkaya dengan Rosehip Oil dan vitamin B3 yang membantu menyamarkan bekas luka dan kulit tampak lebih cerah. Diformulasikan dengan double bacterial action yang mengurangi bau tidak sedap.

Azalea Intensive Skin White Hydrogel
Fungsinya hampir sama dengan Azalea Intensive Skin White Cream. Namun Azalea Intensive Skin White Hydrogel ini mengandung zaitun oil dan aloe vera extract yang membantu menjaga hidrasi kulit sehingga kulit tetap sehat dan lembab. Diperkaya dengan almond oil dan vitamin E yang menutrisi sekaligus membantu mengembalikan warna alami kulit dengan sensasi yang menyejukkan.

Nah, itu dia empat produk terbaru Azalea berbahan dasar minyak zaitun. Rasanya sudah gak sabar lagi untuk mencoba satu-persatu. Tapi tunggu dulu, kita simak lagi rentetan acara Azalea feat Palembang Beauty Blogger yang penuh dengan keseruan ini ya.

Usai pemaparan dari kak Clara, sesi selanjutnya adalah bincang hangat dengan Pasri Kurniati selaku perwakilan dari Palembang Beauty Blogger (PBB). Pasri yang sering dikenal Paci ini menjelaskan kapan awal mulai PBB didirikan. Mengingat antusias yang banyak dari para Beauty blogger dan vlogger di Palembang, muncullah inisiatif untuk membuat komunitas ini. PBB dijadikan sebagai platform untuk berbagi informasi, sharing, menjalin pertemanan bagi siapapun yang memiliki passion di bidang per-bvloggeran dan kecantikan seperti perawatan kulit, tips make up, make up tutorial, dan sejenisnya.

Sesi selanjutnya adalah sesi yang ditunggu-tunggu, yaitu pembagian doorprize dan hadiah bagi pemenang lomba Instagram. Untuk pembagian doorprize dari Azalea, para Tim diminta kepada 5 peserta terpilih untuk mendemontrasikan bagaimana cara mereview produk Azalia di video youtube maupun Instagram. Disini para peserta diuji kenyenyesannya bagaimana bisa menarik perhatan para audience.

Para peserta yang sebagian besar adalah para influencer dari beauty antusias ini emang lihai semua dalam mereview. Namun hanya 3 orang saja yang terpilih menjadi pemenang setelah penyeleksian yang super ketat :D

Setelah pembagian doorprise, saat yang dinantikan tiba. Siapa saja nih yang memenangkan lomba post di Instagram dan memenangkan uang tunai dari tim Azalea? Jeng jeng.. ada 3 orang yang memenangkan dan uniknya 2 pemenang sama-sama memiliki nama Eka. Wah hari ini yang bernama Eka sungguh beruntung ya :D

Usai pembagian doorprize dan gift, saatnya sesi foto dan makan sore. To be honest, acara Azalea di Palembang sungguh seru dan petcah. Pastinya setelah acaranya ini selesai aku udah gak sabar lagi untuk mencoba satu persatu produk terbaru dari Azalea ini.



Produk pertama yang aku cobain adalah Azalea Zaitun Oil with Habbtaussauda Oil. Baunya harum, tidak lengket, dan langsung meresap di kulit. Tekstur yang tidak lengket dan meresap ini hanya buat aku nyaman dan jadi point plus untuk produk ini.

Produk selanjutnya yang aku pakai adalah Azalea Skin white cream dan hydrogel. Keduanya sama-sama ringan saat digunakan dan langsung meresap ke kulit. Tapi aku lebih suka yang cream karena gak terlalu lengket dan gak mudah tumpah saat dikeluarkan dari wadahnya.

Untuk produk shampoo, aku belum nyobain karena memang rambutku agak sensitif kalau dipakaikan dengan produk baru. Tapi next time bisa dicoba deh, semoga hasilnya seperti yang aku harapkan. Secara formulasinya sudah bagus banget untuk kesehatan rambut.

Oh ya, buat kalian yang ingin beli produk terbaru Azalea ini, kalian tinggal mengunjungi store kecantikan dan supermarket terdekat. Insyaallah sudah ada dan harganya sungguh terjangkau dibawah 30 ribu rupiah. Nah, jadi kapan lagi mau nyobain produk Halal dan menggunakan bahan-bahan yang di Sunnahkan oleh Nabi.  Khususnya para moms seperti saya, yuk rawat kulit kita supaya semakin sehat dan makin disayang suami :D



Wednesday, 11 September 2019

PALEMBANG JADI TUAN RUMAH FESTIVAL KULINER TERBESAR DI INDONESIA




Sebagai seorang perantau di tanah Palembang, awalnya saya merasakan kejenuhan karena tidak menemukan destinasi wisata alam menarik seperti wisata pegunungan maupun pantai. Bagaimana tidak jenuh jika setiap bertemu dengan teman opsi pertemuannya selalu di titik di pusat perbelanjaan. Namun, suatu ketika paradigma itu semakin lama semakin sirna karena saya mulai memahami keunikan dari kota ini.

Ya, saya semakin memahami bahwa ciri khas Palembang yang mungkin tidak banyak dimiliki oleh banyak kota lain di Indonesia ini adalah keunikan kulinernya. Bayangkan saja, satu adonan pempek bisa disulap menjadi berbagai macam olahan makanan gurih seperti laksan, burgo, kemplang, model, tekwan, dan masih banyak lagi. Berbagai macam variasi masakan pedas dari pindang patin sampai tulang semua tersaji begitu menggoda. Makanan manis pun tak kalah menarik seperti maksuba selalu menjadi hidangan wajib saat lebaran tiba.

Tak hanya makanan khas Palembang saja, mulai dari makanan legendaris sampai milenial semua ada di sini. Maka tak heran jika Palembang pernah dinobatkan sebagai kota yang memiiki kekayaan dan keistimewaan kuliner terbesar di Indonesia.

Dengan potensi keistimewaan cita rasa kuliner yang beranekaragam di kota ini, Teh Pucuk Harum kembali mempersembahkan festival kuliner terbesar, yaitu Pucuk Coolinary festival “Temukan Rasa Favoritmu”  di Palembang. Palembang merupakan kota ketiga yang terpilih sebagai penyelenggara festival ini setelah Yogyakarta (30-31 Maret 2019) dan Medan (31 Agustus-1 September 2019).

Pada tanggal 5 September 2019, Teh Pucuk Harum mengundang para blogger dan jurnalis media untuk mengikuti media Gathering di Hotel Harper Palembang. Dalam sesi ini, rupanya ada mbak Dina Oktaviany selalu founder @makanpakereceh.plg turut mengisi untuk membagikan informasi terkait kuliner andalan di wilayah Palembang. Selain itu ada Pak Kito Kristanto sebagai Junior Brand Manager Teh Pucuk Harum memberikan informasi mengenai perhelatan kuliner terbesar yaitu Pucuk Coolinary Festival yang akan diadakan hari Sabtu dan Minggu di Lapangan Palembang Trade Center.

meneguk kesegaran teh pucuk di sela sesi media gathering di hotel Harper

Pak Kito menjelaskan bahwa di Pucuk Coolinary Festival ini akan menawarkan konsep festival kuliner yang unik dengan menghadirkan lebih dari “100 tenant kuliner favorit Palembang”. Tenant ini akan terbagi dalam 3 zona rasa yaitu Zona Gurih, Zona Manis, dan Zona Pedas. Wow, rasanya saya sudah tak sabar lagi untuk mengunjungi festival ini di hari Sabtu nanti.

Mbak Dina, founder makanpakereceh.plg dan pak Kito Junior Brand Manager Teh Pucuk


Festival ini juga bekerjasama dengan DANA, yaitu aplikasi dompet digital untuk membantu transaksi pembayaran yang memberikan promo cashback sampai 50%. Jadi yang kehabisan uang cash, bisa bayar pakai aplikasi DANA. Aman, cepat, dapat cashback lagi!

Tak hanya itu saja, dalam festival nanti juga dimeriahkan dengan acara dan kompetisi seru seperti Spicy King Noodle Contest, Happy Hour, dan juga pembagian 10.000 porsi pempek GRATIS! Udah tiket masuknya GRATIS, ada pembagian pempek GRATIS pula. Gimana gak keren coba?

FESTIVAL KULINER TERBESAR SAATNYA DIBUKA

Hari yang saya nantikan akhirnya tiba. Saya sengaja memilih kostum merah agar turut memeriahakan suasana festival teh pucuk yang identik dengan warna merah. Sesampainya di lapangan PTC Mall, saya begitu takjub dengan kemegahan festival dengan gerbang tinggi menjulang yang diisi dengan deretan tenant kuliner tiada ujungnya. Fix, saya sudah tak sabar lagi menyusuri lorong penuh kenikmatan ini sembari mencicipi satu persatu.

Eit, sabar dulu ya. Saya harus mengikuti acara pembukaan dulu yang dihadiri oleh Kepala Dina Perindustrian Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Hj. Ernila Rizar, MM yang mewakili Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, H. Isnaini Madani, dan National Sales & Promotion Head PT.Mayora Indah TBK., Henry David Kalangie. Bertepatan dengan sirine nyaring dan potong pita, akhirnya #PucukCoolinaryFestival resmi dibuka. Masyarakat Palembang yang hadir semakin semangat dan antusias untuk segera mengunjungi kenikmatan sajian setiap tenant satu-persatu.
Pembukaan resmi dibuka

Saya pun mulai bereksekusi memasuki setiap zona yang tersaji. Zona pertama yang saya kunjungi adalah Zona Gurih. Saya yang kebetulan sambil membawa anak saya begitu antusias untuk menyicipi kuliner makanan yang ada di zona ini. “ Mama Archy mau mi, mau salad, mau cilor, mau ini, mau itu” Wah rupanya si kecil juga tak sabar lagi ini mencicipi semuanya.

Total ada 32 tenant turut memeriahkan di Zona Gurih dan saya sampai kebingungan mau pilih yang mana. Enak-enak semua. Ada cilor Jolly, Pempek Syamil, Coto Makasar, Burger Princess, Potabang, Haocek Corner, Warung Soto Betawi 999, Mister Tahu, Mangkok Soonfat, Lacasa Pizza, D`Cilok rajanya cilok, Mie Ayam Sari Mulia, dan masih banyak lagi.

 
antrian pengunjung mulai mengular

Akhirnya kunjungan pertama saya jatuh kepada Mie Ayam Sari Mulya, mie ayam legendaris sejak tahun 1975. Oiya kabar bahagianya, banyak sekali tenant disini yang menawarkan pembayaran dengan DANA dan bisa CASHBACK 50%! Wow, untung saja saya sudah top up dari semalam. Saya mulai scan kode yang terlampir di tenant Mie Ayam Sari Mulia. Dari harga 24.000 dapat cashback sebesar 12.000. Wah surganya emak-emak banget ini!



Setelah mie ayam, saya mencicipi mister tahu, cilor Jolly, dan D`Cilok rajanya cilok. Saya byar pakai voucher yang diberikan Tim The Pucuk kepada media. Wah selain pakai dana, bayar pakai voucher memudahkan saya untuk melakukan pembayaran.

Jangan lupa juga, setelah makan banyak minumnya tetap teh Pucuk Harum ya. Ada tenant The Pucuk yang banyak tersedia di setiap zona. Ada paket hemat juga nih kalau mau beli Teh Pucuk. Beli 10.000 dapat 3 botoh teh sekaligus. Tetep setelah minum botolnya saya bawa ke rumah untuk dicuci dan diberikan pada bank sampah atau dibikin ecobrick.

Setelah puas mengunjungi zona gurih, selanjutnya kunjungan ke Zona Manis, biar semakin manis (ehehe). Total kurang lebih ada 26 tenant yang tergabung dalam zona ini. Ada Bella Cakes, Dapoer Sehat Mapot, Pancake Qiu, Amanda Brownies, Lamonde, Sang Pisang, Fruity Salada Citra, Shinta Bakery, Sate P.Tomo, Saladnal, dan masih banyak lagi.

Hati saya langsung terpaut di Fruity Salad. Hari mulai semakin panas tentunya akan semaki segar jika dinikmati dengan salad yang manis dan segar. Setelah itu Es Kacang Mamat juga tak kalah segarnya yang rasanya bikin nagih dan nagih.

Sudah mulai menjelang siang, saatnya mengunjungi zona pedas untuk makan siang. Kurang lebih ada 42 tenant tersaji di zona ini. Makin bingung kan mau makan siang pakai apa? Ada tahu baxo kaget, Ayam Geprek Hiphop, Mie Yamin 777, Kedai Oncak, Suki Show, Warung Putu, Bebek RW khas Manado, dan masih banyak lagi!

IT IS TIME FOR HAPPY HOUR

Sedang kebingungan milih, tiba-tiba ada rombongan kakak-kakak berseragam putih berkeliling sambil menabuh alat musi drum. Ternyata aksi itu tujuannya untuk menginfokan para foodies jika waktu Happy Hour telah tiba. Wah pengunjung bisa makan di semua tenant dengan potongan harga sebesar 10.000 rupiah. Bakal kalap nih mau makan semuanya!

Setelah mengunjungi zona pedas, saya menyempatkan berkeliling melihat suasana di festival ini. Ada panggung yang disajikan dengan bantal duduk untuk bersantai berwarna hijau dan putih. Wah sore-sore nanti pasti asyik tiduran disini sambil nonton konser ya hehe.

Ada juga tenant untuk membagikan 10.000 porsi pempek kepada para pengunjung yang datang. Wah seketika tentant diserbu para pengunjung yang datang di festival ini. Pempek sebagai makanan khas Palembang dipilih sekaligus untuk memperkenalkan cita rasa kuliner khas Palembang yang iconic. Makan pempek dimanapun ya tetep paling enak makan pempeknya di Palembang donk ya ;)

Pembagian 10.000 porsi pempek

Spicy Noodle Competition

Its time for Happy Hour


Oh iya, setelah mencicipi berbagai macam makanan di festival ini, kita akan mendapatkan nota pembelian yang kemudian ditukar dengan kupon di stand booth yang tersedia. Kupon ini nantinya akan diundi untuk memenangkan GRAND PRIZE 1 MOTOR NMAX SETIAP HARINYA. Wah jadi makin semangat jajan nih siapa tahu makin banyak kupon makin banyak peluang untuk memenangkan hadiah ini!

Hari semakin sore. Si kakak sudah sampai kekenyangan menyicipi berbagai macam varian makanan di festival kuliner terbesar di Indonesia ini. Ternyata semakin sore semakin penuh dengan pengunjung. Wah bisa tembus puluhan ribu pengunjung nih. Apalagi masih ada hari Minggu besok yang bisa dikunjungi sampai malam hari.

Seharian berkunjung ke #PucukCoolinaryFestival rasanya seru banget. Seketika saya turut bangga sebagai bangsa Indonesia dengan ribuan kulinernya dari yang legendaris sampai milenilal disulap menjadi cita rasa yang sangat lezat. Semoga tahun depan Palembang terpilih kembali menjadi tuan rumah #PucukCoolinaryFestival ya. FIX SAYA KETAGIHAN!



Tuesday, 3 September 2019

5 Alasan Mengapa Grand Opening Hokben di Palembang Banjir Pengunjung


Ular Naga Panjangnya Bukan Kepalang…
Spontan saya menyanyi saat melihat jajaran manusia meliuk-liuk bak ular naga saat pembukaan Hokben di Palembang Icon pada hari Jumat, 30 Agustus 2019.
Pembukaan Hokben Palembang bersama Blogger Palembang Kumpul dan Kompasianer Palembang di Palembang Icon

Sebagai tamu undangan, kami diminta hadir tepat pukul 10.00. Saya pun sampai Mall pada pukul 09.45. Saya pikir hanya kami para tamu undangan lah yang sudah siap menanti di depan pintu masuk Mall yang saat itu masih dalam proses pembersihan. Ternyata sudah banyak warga wong kito lain yang begitu antusias datang ke Grand Opening Hokben hari ini.

Yang benar saja, saat masuk ke outlet Hokben di lantai 2 PI, saya sudah melihat para pengunjung antri panjang memenuhi ruangan. Wow, saya pun penasaran dan bertanya pada beberapa pengunjung kenapa sih mereka rela antri sepanjang ini.

Ternyata ini nih 5 alasan mengapa grand opening hokben di Palembang begitu membludak oleh para pengunjung. Yuk kita simak satu-persatu:

1.  Banyak penggermar Hokben di wilayah Sumatera, khususnya Palembang

Hokben yang dulunya dikenal dengan Hoka Hoka Bento merupakan restoran yang mempelopori makanan bergaya Jepang di Indonesia. Sajian masakan dan cita rasa yang lezat memang menjadi daya pikat restoran ini sehingga memanjakan lidah para pelanggan Hokben.

Nah, rupanya para penggemar di luar Jawa khususnya Sumatera ini sering sekali menyempatkan diri untuk menikmati makanan Hokben terutama saat di Bandara Jakarta maupun di stasiun Gambir. Untuk memenuhi harapan para penggemar Hokben di Palembang, akhirnya Hokben membuka store kedua di pulau Sumatera. Store pertama berada di Bandar Lampung dan store kedua berada di Palembang tepatnya di Palembang Icon Mall.

Saya pun sebagai perantau di tanah Wong Kito ini sejak dulu sangat mencintai cita rasa masakan Hokben.  Dulu setiap kali berkunjung ke Mall Paragon Solo bersama teman-teman, kami selalu memilih makan di Hokben yang storenya berdekatan dengan Mall Paragon. Gak mau berpaling ke lain hati deh pokoknya. Bersyukurnya setelah pindah ke Palembang, Hokben hadir disini. Ah, akhirnya rasa rindu saya terbayar sudah.

Secara keseluruhan Hokben sudah memiliki 154 store yang tersebar di 12 kota yang ada di Jawa, Bali, dan Sumatera. Nah, Hokben di Palembang Icon ini merupakan store ke 154 yang menempati area seluas 230 m2 di lantai 2 dengan kapasitas kursi dine in sebanyak 131 kursi.

2. Hokben Menyajikan Cita Rasa dan Menu Khas Jepang yang lezat dan sehat.

Ekkado Hokben. Source: IDN TImes

Hal yang paling saya sukai dari Hokben adalah menunya makannya family banget. Pas untuk semua kalangan baik anak-anak maupun dewasa. Ternyata oh ternyata memang masakan Hokben itu sehat dan Non MSG loh.

Selain itu Hokben juga punya menu khas yang dipatenkan yaitu Ekkado dan Tori No Teba. Ekkado sendiri berasal dari kata Egg dan Kado yang artinya telur yang dibungkus seperti kado. Ekkado ini sepintas mirik pempek telor yang digoreng. Namun ekkado dilapisi kulit lumpia goring yang bunyinya kriuk setiap kali dimakan. Aduh ngiler banget ya gaes… Ada juga menu khas Jepang lain seperti Egg chiken roll, Ebi Furai, Kani Roll, Beef/chicken Teriyaki, dan Yakiniku.

Untuk set menu Hokben tersedia paket Bento Spesial, ABCD, Simple Set Teriyaki, dan juga set menu untuk anak-anak berhadiah mainan kereta sinkansen. Wooww! Pantesan aja anak-anak juga happy banget makan disini. Selain lezat, banyak hadiah mainan seru lagi.

3. Hokben memiliki Sertifikat Sistem Jaminan Halal

source: koko nata

Sejak tahun  2008 hokben sudah memiliki seritifkat halal. Tak hanya itu disetiap vendor makanan yang bekerjasama dengan Hokben juga wajib memiliki sertifikat Halal juga lo. Semisal menu Hokben menyediakan makanan berbahan ayam dan daging. Maka vendor pemotongan ayam dan daging juga harus memiliki sertifikat halal juga. Makanya pada tahun 2017 Hokben berhasil mengantongi sertifikat sistem jaminan halal karena sudah 3 kali memperoleh nilai A, sehingga sertifikat ini berlaku hingga tahun 2021. Wah, bagi kalian yang Muslim jadi lebih aman dan tenang donk ya makan disini J

4. Banyak marchendise dan hadiah menarik.

Ini nih alasan lain kenapa antrian pengunjung semakin memanjang. Rupanya Hokben juga memberikan banyak promosi yang disiapkan untuk menyambut Wong Kito Galo pada pembukaan Hokben hari ini. Ada souvenir menarik seperti payung, bantal, mug, dan produk gratis lainnya. Untuk hari ini yang bertemapatan pada tanggal 30 agustus 2019, mulai pukul 10.00 hokben menyediakan haidah payung gratis untuk 100 pembeli pertama dan 2 bento special. Tanggal 31 agustus ada FREE Take Away Bag untuk pembelian 3 paket Hokben, dan 1 september tersedia bantal cantik free untuk setiap pembelian sebesar 100.000 . Berita gembiranya, promo ini masih berlanjut sampai tanggal 31 oktober 2019.

5. Ada Kegiatan Donor Darah dan Berbagi dengan Sesama

Selain banyak promo yang tersedia, ada kegiatan donor darah juga lo dalam Grand Opening Hokben di Palembang Icon. Donor darah ini berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Ternyata kegiatan donor darah ini sudah menjadi bagian dari Coorporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Setiap setahun dua kali Hokben turut melakukan aksi donor darah di sejumlah store Hokben di Indonesia.

Dengan slogan “Love to Share, Share to Love”, Hokben berfokus pada 2 pilar utama yaitu; 1) Hokben Cinta Pendidikan dan 2) Hokben Berbagi dengan Sesama.

Selama 18 tahun program ini berjalan, Hokben telah memberikan beasiswa internal bagi anak-anak petani sayur yang bekerjasama dengan vendor Hokben, beasiswa orang tua asuh, dana juga beasiswa beprestasi bagi anak karyawan.

Saat di Palembang, Hokben turut memberikan bantuan pendidikan berupa uang sekolah untuk anak-anak panti asuhan PA Mahabatul Ummi sebesar Rp.42.900.000,00. Keberadaan Hokben tentunya tidak terlepas dari peran serta dari pelanggan setia dan masyarakat yang senantiasa mendukung program yang dilakukan. “Memberikan bantuan juga merupakan wujud rasa syukur agar dapat berbagai kepada saudara yang membutuhkan” ungkap mba Kristie, salah satu tim Devisi CSR Hokben saat kami temui di Grand Opening Hokben saat itu.
 
pesanan saya dikala itu 

kidzu bento dan mainan sinkansen


Nah, udah pada tahu kan kenapa pembukaan Hokben di Palembang berlangsung seru dan ramai akan pengunjung. Saya pun tidak menyiakan waktu untuk mencoba berbagai menu yang disajikan. Saya pesan Kids Bento, Simple Set Teriyaki, dan sop Bakso Tahu. Minumnya saya pesan Melon Jouice dan Lhyce Ice. Hmm… salad lobak dan wortel yang disiram dengan kuah mayonnaise sungguh memanjakan lidah saya saat itu. Rasanya ingin kembali lagi mencicipi cita rasa khas Jepang yang tersaji penuh kenikmatan disini. Tunggu ya Hokben, saya akan kembali lagi :*

Saturday, 20 July 2019

ANAK BAHAGIA ITU ADA RUMUSNYA


Membahas tentang bahagia, semuanya mau donk punya anak yang selalu happy setiap saat. Tapi gimana rasanya saat menghadapi realita ketika lihat si anak sukanya rewel, makannya susah, emak bapaknya otomatis ikutan susah. Aduh aduh..asal jangan saingan rewel aja ya ortu sama anak. :D

Nah, kemarin aku happy banget karena para bloggers dan jurnalis di kota Palembang diundangkan untuk hadir dalam Talkshow “Grow Happy Parenting: Happy from the Inside Out” yang diadakan oleh Lactogrow.  Pada awal pembukaan, mba Lezzy sebagai psikolog anak melontarkan pertanyaan yang bikin audien pada kebingungan.

“Bapak ibu pengen anaknya sukses atau bahagia hayo?”
“Dua-duanya” jawab kami serempak
“Gak boleh rakus harus pilih salah satu”

Elizabeth Santosa, M.Psi.,Psi,SFP,ACC, Psikolog (psikolog anak)

Waduh ya maunya semua ortu anaknya jadi bahagia dan sukses donk ya. Namun setelah dicermati anak bahagia itu akan tumbuh menjadi seorang yang memiliki kepribadian baik yang menunjang mereka untuk meraih prestasi dan kesuksesan di masa yang akan datang. So, pilih anak bahagia donk daripada anak sukses. Anak bahagia sudah pasti sukses namun anak sukses belum tentu dia bahagia.
Baik, yuk kita bahas lebih mendalam seberapa pentingnya kebahagiaan anak untuk kesuksesan mereka di masa yang akan datang.

Banyak pakar yang mengatakan bahwa anak bahagia sejak bayi akan memiliki hippocampus di bagian otak yang fungsinya untuk menyerap memori lebih baik daripada anak yang sejak bayi sering rewel.

Waduh terus gimana nih kalau dari bayi udah rewelan? Oleh sebab itu setiap orang tua harus memahami akan pentingnya 1000 hari pertama dimulai dari masa kehamilan sampai 2 tahun. Pada 1000 hari pertama otak bayi sedang berkembang paling cepat dan ini menjadi momen penting untuk bisa mendeteksi apakah anak tumbuh dan berkembang dengan baik atau tidak.

Lalu bagaimana caranya memastikan anak dapat tumbuh dengan baik di 1000 hari pertama?

Pastikan anak memiliki sistem pencernaan yang baik. Sistem pencernaan yang baik akan mendukung anak untuk mendapatkan asupin nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Asupan nutrisi ya didapat dari makanan yang anak konsumsi. Kalau anak terpenuhi nutrisinya dengan baik maka anak jadi gak rewelan dan mampu bereksplorasi dengan baik.

Namun masalahnya, usus anak itu masih belum matang dan belum rapat. Akibatnya kalau ada kuman atau bakteri di sekitar kita maka bakteri mudah masuk ke dalam tubuh si anak . Sementera anak masih memiliki kekebalan tubuh yang  belum optimal. Akibatnya anak akan rentan terkena infeksi. Jika dibiarkan berkepanjangan, maka anak akan hilang kesempatan emas untuk tumbuh optimal.

Tapi, apakah semua bakteri yang masuk ke dalam tubuh itu merugikan bagi tubuh?

Tentu tidak. Justru ada bakteri yang bermanfaat baik bagi tubuh, salah satunya adalah Probiotik. Probiotik adalah microorganism hidup yang baik di dalam usus apabila dikonsumsi dalam jumlah yang memadai.  Bakteri yang baik ini berguna untuk menjaga kekebalan tubuh karena dapat melapisi usus agar bakteri jahat gak menempel di bagian usus. Di sisi lain, probiotik juga melindungi usus dari microba dari bahaya kuman lain yang menimbulkan penyakit.

Dari mana sajakah kita dapatkan probiotik yang kaya akan manfaat itu?

Dr.dr.Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K) menjelaskan ada beberapa makanan dan minuman yang mengandung probiotik contohnya adalah susu, yogurt, tempe,kimchi, kefir, kombucha, dan lain sebagainya. Jadi probiotik bisa kita dapatkan dari makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari. Tentunya dengan jumlah yang cukup dan gak berlebihan ya moms.

Dr.dr.Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K) (Dokter spesialis anak)


Salah satu jenis prebiotic yang sering diteliti dan memiliki manfaat yang baik adalah Lactobacillus. Bakteri ini dipercaya membantu memperbaiki sistem saluran pencernaan dan dapat menghentikan pertumbuhan mikroorganisme yang berbahaya dalam saluran cerna.

Bagaimana hubungannya probiotik dapat mempengaruhi fungsi kognitif anak?

Kesehatan usus yang baik membuat pembentukan saraf otak akan menjadi jadi lebih baik. Anak yang punya keseimbangan saluran cerna baik maka suasana hatinya lebih baik secara keseluruhan. Nah suasana atau perasaan hati anak yang bahagia ini tentunya dapat menunjang prestasi anak yang lebih baik karena anak terpenuhi kebutuhan nutrisinya.
  
Selain asupan makanan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menciptakan anak yang bahagia. Salah satunya adalah pola asuh orang tua yang bahagia.

Banyak orang tua yang tidak bahagia yang korbannya berimbas pada anak gak bahagia. Banyak orang dewasa yang tidak bahagia karena masa kecilnya juga tidak bahagia. Artinya kebahagiaan di masa kecil sangat menentukan bagaimana kehidupan anak saat dewasa. Anak yang bahagia akan memandang masa depannya penuh dengan kebahagiaan.



Bagaimana sih memastikan jika anak kita memang bahagia?

Anak senyum tertawa sepanjang hari apa bisa dibilang dia memang bahagia? Apakah anak dikasih mainan banyak sama orang tua akan mengindikasikan kalau mereka akan bahagia? Tidak. Justru kebahagiaan anak adalah masa dimana mereka selalu dekat dengan orang tuanya. Kebahagiaan anak dapat dilihat dari bagaimana orang tua terlibat aktif dalam aktivitas bersama anak. Membuat memori bahagia bersama anak adalah momen yang sangat penting dibandingkan memberikan banyak fasilitas ke anak yang justru malah membuat jarak orang tua ke anak semakin jauh. Memberikan handphone keluaran terbaru misalnya. Anak bukannya lebih dekat dengan orang tua tapi instensitas berkomunikasi kepada anak menjadi semakin berkurang kan.

Cara Anak Tumbuh Bahagia

Mba Lezzy membagikan beberapa tips agar anak tumbuh bahagia secara optimal yaitu:
  • Berikan asupan makanan yang bergizi
  •  Berikan waktu bermain dan bereksplorasi
  • Ajarkan anak ekspersi emosi positif
  • Cukupi waktu tidur
  • Berikan cinta tanpa syarat
  • Selalu antusias saat anak bercerita (active listening)

Btw kita sering banget kan ya mengalami saat anak ditanya bagaimana kabarnya jawabnya singkat-singkat aja.

“Nak tadi gimana di sekolah?”
“Baik”

Krik..krik..udah gitu aja. Hahaha kesel juga ya padahal harapan kita jawabnya panjaaang kayak kereta. Mungkin ada satu hal nih yang luput pada diri kita sebagai ortu yaitu anak gak biasa diajarin mengekspresikan emosi positif dalam keseharian. La caranya gimana? Ya dimulai dari orang tuanya dulu donk.

“Kak tau gak tadi mama happy banget ketemu temen mama bisa silaturahmi. Happy banget liat kakak makannya habis blablabla”

Biasakan cerita hal positif yang kita alami ke anak maka anak juga membiasakan diri untuk mengungkapkan apa yang mereka syukuri terhadap dunia. Energi positif akan terkumpul sehingga menjadikan mereka menjadi pribadi yang sehat, bahagia, dan sejahtera.

Nah, sekarang kita udah faham kan bagaimana rumus jadi anak bahagia. Semua perlu diupayakan khususnya bagi para orang tua guna mencetak anak-anak yang bahagia. Yuk ayah bunda, kita damping anak-anak kita dan isi kegiatan bersama anak agar menciptakan memori-memori kebahagiaan dalam hidupnya. Grow happy dear J